Rabu, 25 Juli 2007

Orang-orang Berseragam Memperkosa gadis-gadis China Indonesia

http://www.fica.org/cs/fr-mayriot-id

Orang2 berseragam memperkosa gadis2 China

Organisasi2 Wanita mendokumentasikan penganiayaan seksual
selama kerusuhan di Indonesia / ABRI menjanjikan penyelidikan .
Oleh Juergen Dauth (Singapura)
Para pengamat hak azasi manusia dan organisasi2 wanita di Indonesia
sudah mulai mendokumentasi kasus2 pemerkosaan selama kerusuhan
yang mengakibatkan kejatuhan Suharto. "Kerusuhan itu direncanakan,
dikendalikan, dan disengaja", demikian kata pekerja sosial Sita Kayam
dengan marah. Ia adalah seorang rekan kerja sebuah oraganisasi
wanita di Jakarta. Ratusan wanita telah diperkosa selama kerusuhan
sekejap yang melanda ibukota, juga di kota2 provinsi.
Menurut dokumentasi, korban2 yang mayoritas adalah etnis China
itu mengatakan bahwa pemerkosa2 itu kebanyakan mengenakan
seragam. "Para pemerkosa itu mengatakan, 'Sekarang giliran kamu,
karena kamu China dan bukan Muslim' ", demikian kata seorang
korban menurut psikolog Yayasan Kalyana Mitra.
Segala bentuk kekerasan seksual yang selama ini hanya kita bisa
bayangkan, kini benar2 terjadi, kata Sita Kayam. "Dan kami jadi
yakin kalau ini semua bukan kebetulan. Semua kegiatan mempermalukan
perempuan ini direncanakan dan diorganisasi dengan sekasama."
Ratusan korban telah mengadu ke organisasi2 wanita.
"Rumah saya terbakar, " cerita Helen Chang dengan ragu2. "Kami
menyelamatkan diri ke halaman. Saat itu datang beberapa laki2. Mereka
mengenakan kaos dan celana seragam. Mereka membanting saya ke tanah
lalu mereka satu per satu memperkosa saya." Kemudian, kata ibu berusia
44 tahun ini, tanpa daya ia harus melihat bagaimana ketiga anak
perempuannya diperkosa.
Para perkerja sosial di klinik2 psikologi dan organisasi2 wanita
bersama2 mendapatkan gambaran yang cukup serupa. Kebanyakan
korban, 98% adalah etnis China, diperkosa antara 13 - 15 Mei
juga 18 - 19 Mei. Para pelaku, menurut laporan, berpotongan
rambut ala militer dan mengenakan bagian2 dari pakaian seragam militer.
Mereka selalu muncul dalam bentuk kelompok2. Jumlah perkosaan di
kota2 di luar Jakarta baru pada saat itu meningkat.
Para psikolog di pusat2 pertolongan untuk korban perkosaan
berusaha susah payah agar para korban yang trauma mau
berbicara. "Kebanyakan wanita2 dan gadis2 mengalami perlakuan
yang terlalu kasar dan mereka takut para pelaku membalas dendam."
kata Rita Kolibonso dari organisasi wanita Mitra Perempuan.
Di antara korban terdapat yang berusia 13 tahun dan 72 tahun.
Komandan Polisi Jakarta Pusat, Lettu Iman Haryatnam telah meminta
pada para korban kekerasan seksual ini untuk melapor. Panglima
ABRI, Jendral Wiranto menjanjikan suatu penyelidikan dengan cara
mengajukan rencana pembuatan pos2. Para pemerkosa tampaknya
tahu bahwa suatu penyelidikan tengah dimulai. Romo Sandyawan
dari badan sosial katholik di Jakarta mendapat kiriman pos sebuah
granat tangan dan tulisan agar ia menghentikan kegiatan dokumentasi.
Organisasi2 hak azasi manusia mendapat peringatan melalui telepon:
"Kami sudah mengirimi Sandyawan sebuah granat. Kamu mau lebih
banyak?"
Sandyawan sudah mempublikasikan data di antaranya, wanita2 yang
diperkosa lalu dilemparkan ke dalam bangunan yang tengah dilalap
api. Albert Hasibuan, anggota Komnas HAM bersumpah akan mengusut
pelanggaran berat HAM ini sampai tuntas. "Kami tidak bisa membiarkan
kejahatan ini tidak mendapat hukuman, bahwa kita manusia karena motif
politik jadi bertingkah laku lebih rendah dari binatang."
Copyright A9 Frankfurter Rundschau 1998
Dokumen disiapkan pada 11.06.1998 jam .45
Tanggal penyiaran 12.06.1998

18 komentar:

Indonesia mengatakan...

Sungguh biadab,tidak bermoral.Entah mengapa pola pikir rakyat Indonesia begitu picik,begitu sempit,terutama kaum pribumi.Mengapa mereka begitu membenci etnis Tionghoa yang notabene turut me "makmur" kan perekonomian bangsa ini.Sebagian besar pengusaha di Indonesia berasal dari suku tionghoa,meskipun demikian mereka tetap " ORANG INDONESIA " . Begitu banyak orang pribumi yang meneriakkan anti cina,tapi mereka mencari pacar,teman,istri dari etnis tsb,bahkan tidak sedikit yang menyekolahkan anak-anak mereka ke negeri Cina,membeli barang-barang buatan Cina.Munafik bukan??? Tidakkah mereka berpikir bagaimana seandainya peristiwa tersebut menimpa keluarga mereka?, bagaimana rasanya melihat istri atau anak sendiri diperkosa secara bergiliran oleh manusia-manusia biadab (siapapun mereka,jawa,sunda,batak,cina,apapun ras mereka,bila melakukan perbuatan binatang tetap saja namanya binatang) Mengapa kita tidak mencoba pintar sedikit,berusaha menciptakan perdamaian yang tentunya berguna bagi diri kita sendiri,apakah dengan perang,dengan permusuhan akan menciptakan kehidupan yang lebih baik?? Kita ini berjuang bertahun- tahun untuk lepas dari penjajahan,kok sekarang malah menciptakan perang di negeri sendiri?? Saat ini bukan waktunya untuk saling menyalahkan,saling menghakimi,biarlah penghukuman itu menjadi bagian Tuhan.Saat ini yang harus kita lakukan adalah saling introspeksi diri,saling menyadari bahwa kita ini makhluk sosial, makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna karena dibekali dengan akal budi dan hati nurani,yang tidak sepantasnya melakukan perbuatan-perbuatan biadab. Anggaplah semua rakyat indonesia ini adalah seorang manusia,mungkin orang batak adalah tangan kiri,orang jawa tangan kanan,orang tionghoa kaki kanan,orang minang kaki kiri,dan selanjutnya.jika perut lapar tapi tangan tidak mau memegang makanan dan memberikannya kepada mulut,apa yang terjadi??? Marilah kita bercermin dari masa lalu,biarlah yang telah terjadi ini menjadi lembar kelam yang pernah mengisi perjalanan bangsa ini,resapilah ceritanya dan menangislah,sesalilah yang pernah terjadi ini agar tidak terjadi lagi di kemudian hari,janganlah seperti pepatah yang berkata " Buruk rupa cermin dibelah " Jika kita merasa iri dengan Etnis Tionghoa yang berhasil dan sukses,belajarlah,mengapa mereka bisa sukses,tiru pola pikir mereka,tiru semangat mereka,bukan dengan menghancurkan mereka karna itu semakin menunjukkan kebodohan kita,dan lihatlah juga bahwa Tuhan itu adil,banyak juga orang-orang tionghoa yang begitu miskin dan orang-orang pribumi yang menjadi pejabat,hidup berkelimpahan. Tuhan sendiri berfirman, " tangan orang rajin menjadikan kaya,tangan si pemalas membuat miskin " dan janganlah hati kita dikuasai setan,tubuh kita dikendalikan nafsu,terutama bila kalian mempunyai pangkat,dimana seharusnya menjadi pengayom masyarakat,bukannya memanfaatkan seragam untuk menindas. " Bila Tanganmu jahat,maka potonglah,jika matamu jahat,congkellah,jika kelelakianmu jahat,potonglah,karena lebih baik masuk surga dengan tubuh cacat,daripada seluruh tubuhmu utuh tetapi engkau masuk neraka. " DAMAI INDONESIA

baby mengatakan...

ya memang itu sungguh bukan perbuatan manusia yang bermoral dan mempunyai hati nurani..
saya sangat berharap hal ini tidak akan pernah terulang lagi baik dalam sejarah manapun.. itu sangat menyakitkan..
siapa pun yang melakukan hal tersebut memang sulit dimaafkan.. dan dian harus segera mohon ampun sama yang diatas..
TOLONG LAH.. mari kita saling menjaga, menghargai, menyayangi dan menciantai bukan kah asas dari negara kita ini Indonesia sangat lah mulia, yaitu BHINNEKA TUNGGAL IKA dan PANCASILA.. yang tidak pernah membedakan suku dan bahasa.. percayalah bahwa jika kita ingin dihormati maka hormati lah dirimu dulu..
Yuk kita sama2 instropeksi diri.. dan menjalin kekeluargaan yang lebih baik.. biar kita sama2 bisa hidup dalam kedamaian..

amien..

_climber_ mengatakan...

Benernya para pelaku itu kasian bgt loh,,
tw ga knpa?
mereka tuh ga pernah punya pacar yang cantik kyanya,,,Tiap hari dia bingung knpa cewe gw jelek mulu ya?stres kan di jd cari jalan pintas dah...
Banyak orang "luar biasa" di Indonesia ini yah...

ShadowOfThePast mengatakan...

Saudara2 setanah air sekalian.. ga perduli etnis apapun...

Saya adalah orang yang berdarah dingin dan kejam karena masa laluku kelam ditindas orang...

Tetapi membaca blog ini... saya hanya bisa menitikkan air mata tanpa bisa berucap apapun...

Hatiku bertanya: Masih adakah orang yg lebih kejam dari aku ini? Sebiadab itukah dan se terkutuk itukah kalian para pelaku drama ini?

How r u going to responsible this actions to your own ancestors and your descendants later? And to your own Creator?

Ni men hua ren... wo xi wang da jia hao.. Yi lu suen fung..

PS:
Yang terluka dan tertindas berusaha mencari pertolongan walau hanya lewat sebuah blog sekalipun...
Yang telah berbuat berusaha menutup-nutupi aib dengan minta bukti konkret seperti kasus ganti rugi lumpur lapindo..
Bila anda2 jurnalis hebat kenapa harus bertanya... buka dan lihat Reuters.. apakah berita disana dan reporter disana bohongan? Anda lebih unggul dari jurnalis mereka?
Just be fair.. dont mean to offense u guys

Submisi J. B. mengatakan...

Salah satu cara menghilangkan budaya rasisme adalah dengan menghancurkan Nasionalisme dan Mendirikan Imperialisme Islam.

RESPECT mengatakan...

saya tersentak membaca komentar dari saudara submisi J.B "salah satu cara menghilangkan rasisme harus mendirikan imperialisme islam? kenapa harus islam? apakah dengan kata lain anda ingin mengatakan kalau salah gadis atau wanita etnis cina yang di injak-injak pada kerusuhan mei karena berbeda tidak menganut islam?...akan sangat bijaksana bila anda menyikapi masalah dinamika sosial yg seperti ini dengan tidak hanya menggusung kepercayaan suatu golongan..saya tidak ingin menghakimi siapapun ataupun anda dengan latar belakang yang membentuk pola pemikiran anda..semoga saja di indonesia ini semakin banyak orang-orang yang berpikiran terbuka yang menghargai keanekaragaman dan perbedaan sehingga peristiwa berdarah ini tidak perlu terulang lagi....karena amatlah sayang Indonesia yang kaya akan budaya dan etnis yang berbeda kian terpuruk dan tercoreng karena dinamika sosial yang terjadi antara satu golongan dan yang lain hanya mementingkan kelompok atau kepercayaannya..renungkanlah: "bertakwa kepada tuhan bukan hanya untuk memajukan agama ataupun membuat kepercayaan itu menjadi nomor satu, adalah baik memuja kebesaran Allah juga dengan memberi empati ataupun menghargai orang yang berbeda"..niscaya dengan saling menghargai, kita dapat hidup berdampingan dengan damai dan sejahtera..

Nothing mengatakan...

Indonesia itu penuh dengan ke bhinekaan, jangan dirusak dengan pemaksaan harus sama.
Saya Muslim, pluralis, sangat mengecam tindakan yang anarkis. Janganlah ingin menegakkan kebenaran terjebak sendiri dengan melakukan kejahatan, dengan membenci, menyisihkan, mendiskriminasi orang-orang yg tidak segolongan, sepaham, etnis , kelas sosial dan sebagainya.
Tuhan adalah sumber kebaikan dan kebenaran, kalau kita mencintaiNya, juga harus menerima dan mencintai ciptaanNya.
Apakah itu jawa, batak, ambon, China, Islam, Budha, Kristen, Katolik, apapun lah, itu ciptaanNya..kita semua Saudara, perbedaan dan keanekaragaman itu sumber dari kepandaian...janganlah dikotori dengan permusuhan.
Di negara ini tidak boleh ada yg tersisihkan...kita semua sahabat dan Saudara. Welcome Saudara-saudaraku yang etnis cina, janganlah takut ber ekspresi disini, ini juga negaramu..dan anda semua saudaraku,..yuuuk kita bangun sama-2 negeri ini...kenangan buruk lama memang menyakitkan, tidak terjadi lagi...tidak terjadi lagi..

lanun_gnz mengatakan...

anjing2 ni xpatut guna identiti islam or muslim sbagai alasan utk mereka menganiaya insan lain..

lebih2 lg bangsa or agama lain. islam tidak ajar umat nya buat bgitu..islam hnye mgajar kbaikan..

bukan saling berbunuhan, rogol, malah menyentuh org lain tidak boleh kecuali suami isteri.

mereka ini syaitan yg bertopengkn manusia binatang.

mereka kafir yg sebenarnya kerna menganiaya insan lain.

tunggu la balasan allah ..kalo bkn di bumi di akhirat sana nnti..kalian2 akn dibangun kan dan dihisab..

mereka yg beragama lain tidak tahu semua ini. tp kalian yg konon2 islam ni tahu hukum hakam islam yg sbenarnya kan? tp kamu telah menyalah gunakan kuasa..

tnggu la balasan tuhan...sbelum ini tsunami..gempa bumi..kalian masih belum sedar lagi kan?

seharusnya allah menenggelamkan sahaja bumi indonesia ini.. biar mati kesemua binatang2 ini

kecualia mereka2 yg benar2 beriman kpd allah. seperti kisah nabidaud.

TNGULAH HADIRNYA PARA MALAIKAT UNTUK MENYABUT NYAWA KAMU..

ALLAH HUAKBAR..

shark1254 mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
shark1254 mengatakan...

dasar manusia indo tak berguna bisa apa loe tanpa china??hah??!! gk usah gaya2an.....loe makan rumput sungguhan klo gk ada orang china numpak dokar loe...dassar bangsat ,,,,,jancok amat jadi orang ,,,,semoga dan pasti loe kehukum semua di neraka beserata otaknya Prabowo subianto yg jancok,gw tau ...orang itu komandan gila...dasar cacad....muka kayak ulo...bangsat babi najiz gw liat muka loe,,,,celeng jancok!!,,semoga laen kali gw bisa kerumah loe buat putusin kontol prabowo itu ...


adakalahnya bangsa ini akan dijajah lagi,,,,,truskan saja....!!
indonesia copo!!!!

Eunike Kristiono mengatakan...

emang biadab tuh. mrka iri sama China mkanya begitu. krna China kaya, kan ga smua China kya. mrka kaya krna berusaha dari nol, bukan lngsung jdi kaya. dsar pribumi2 yg ga pnya otak, miskin pendidikan bisanya cuma iri sama etnis Tionghoa.

Dedy mengatakan...

KESUKSESAN BERASAL DARI MENTAL SESEORANG.

JADI MENGEMIS,MENGAMEN,MELACUR,DAN JADI ANAK JALANAN ITU BUKAN NASIB. TAPI PILIHAN ANDA SENDIRI.

JADI BUDAYA MALES MIKIR DAN MAU MIKIR IDE/GAGASAN USAHA. DAN MAU CARI INSTANTNYA (GAMPANGNYA). LEBIH BAIK BUANG JAUH-JAUH DEH.

KARENA UNTUK SUKSES HARUS DILALUI DARI TANGGA NOL HINGGA MENUJU TANGGA KE SERATUS. ARTINYA BUTUH KETEKUNAN, KEULETAN, KETELATENAN, DAN KEGIGIHAN (PANTANG MENYERAH) SERTA TIDAK TAKUT GAGAL.

RESIKO GAGAL BELAKANGAN YANG TERPENTING ADALAH PENGALAMAN DALAM MENJALANKAN IDE USAHA MILIK SENDIRI. MESKI KECIL-KECILAN, YANG PENTING MILIK SENDIRI. TAPI JANGAN DIDIRIKAN DI TEMPAT YANG LIAR YA... HARUS BERIJIN

JADI KAUM SAYA (ETNIS TIONGHOA), TIDAK SERTA MERTA MEREKA LANGSUNG SUKSES. MEREKA SUKSES KARENA MEREKA SEPERTI YANG SAYA SEBUTKAN DIATAS.

JADI SEKARANG NDK JAMANYANYA PUTUS AZA GANTUNG DIRI DIBAWA POHON TOMAT. TAPI SEKARANGNYA JAMANNYA ORANG BANGKIT DAN BERPIKIR KREATIF DAN BERANI MENUANGKAN IDENYA DALAM BENTUK USAHA MESKI DENGAN MODAL SEKECIL-KECILNYA.

JADI KALAU ADA YG IRI SAMPAI MEMOJOKAN KAUM SAYA, BERARTI DIA ORANG YANG KERDIL CARA PIKIRNYA.

KARENA KAUM SAYA BUKAN PENYEBAB KALIAN MISKIN. KALIAN BISA MISKIN, KARENA KALIAN NDK MAU MIKIR DAN BANYAK ALASAN

KALAU DI JAWA ADA ISTILAH BALUNGAN KERE. TAPI KALAU KALIAN MASIH MERASA SEBAGAI BALUNGAN KERE DAN TIDAK MAU BERUSAHA UNTUK MIKIR BIKIN USAHA. YA KALIAN PASTI AKAN MENGALAMI NASIB SEPERTI YANG KALIAN RASAKAN DALAM HATI KALIAN.

KARENA TIDAK ADA MANUSIA YANG DILAHIRKAN DALAM KEADAAN NASIB GAGAL, KERE, BODOH DAN MISKIN.

TAPI SEMUA ITU TERGANTUNG KALIAN SENDIRI.

JADI AKHIR KATA "JANGAN BANYAK ALASAN" . KARENA ALASAN MU MEMBUAT KAMU GAGAL DI TEMPAT. KALAU PUNYA IDE USAHA. LAKUKAN SEKARANG !

jendral mengatakan...

menurut gw simpel aja, ada banyak komentar yg gw anggap ujung2nya menimbulkan prasangka buruk buat masing2 masing kelompok, dalam hal ini etnis tionghoa dan etnis pribumi. dan menurut gw para aktor intelektual peristiwa ini sangat berhasil menciptakan situasi demikian. diantara kita hanya mengutuk pelakunya, dengan ciri2 atribut yg mereka gunakan, kita hanya menganalisa dari cara mereka berbicara, cara mereka mengancam, dsb.

disaat kita saling mencurigai, saling menuduh, meninggalkan kebhinekaan, maka saat itulah kerusuhan sebenarnya ... karena apabila kerusuhan mei 1998 hanya mengorbankan sekian korban, kerusuhan sebenarnya akan mengorbankan pluralisme, dan mengorbankan bentuk toleransi bermasyarakat.

Gani Aditya mengatakan...

kaka-kaka dan teteh-teteh

janganlah saling ejek antar etnis apalagi sampai menjelekan agama..
karena yang salah itu bukan etnis juga bukan agama..
etnis itu sudah takdir
agama itu suci

yang salah adalah dalang dari kejadian suram ini. Siapa?
itulah pertanyaan yang tepat !

garamex mengatakan...

LANJUTKEN ..

Fajar Yurinto mengatakan...

Saya setuju dengan Gani Aditya..Dalang dari perbuatan keji itu insyaAllah, pasti akan mendapat balasan yang setimpal dari Tuhan. Percaya dengan Tuhan, karena antar suku atau etnis tidak ada yang berbeda dimata Tuhan, tetapi siapa yang berbuat baik diantara sesamanya lah yang paling dicintai Tuhan. Siapa yang paling bermanfaat diantara sesamanya lah yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan. Jadi, sesungguhnya rakyat Indonesia (yang ngaku pribumi dan yang ngaku keturunan) sedang dipecah-belah. Diantara kita sedang diadu domba agar saling bertikai dan berseteru yang mengakibatkan Indonesia tidak bersatu lagi. Dan percayalah Saudara-saudaraku yang menjadi korban diskriminasi etnis ini, yang selalu dibilang keturunan Chinese, Saya dan orang Indonesia lainnya akan sepenuh hati melindungi kalian dari perbuatan tak adil dari orang yang tidak punya iman dan bertuhan kan hawa nafsu. karena merekalah musuh kami jika sampai mereka berbuat dzolim/tidak adil. Demi Allah SWT, dimana ada perbuatan tidak adil maka dia telah menyalahi Amanat Tuhan kepada nya, dan dia harus diluruskan.. Keep Contact, Saudara-saudaraku sebangsa. Ingat tidak ada perbedaan suku/ etnis. kita satu bangsa INDONESIA.!!!

Fiona Fitri mengatakan...

to yg commentnya ada tulisan agama, islam, neraka : 你们是不是太无聊了?每次都写这样的字,真无聊!

Johan mengatakan...

Komentar kebanyakannya melontar persepsi yang etnisnya rajin berusaha, pemberi suap mengamalkan korupsi untuk hidup. Etnis ini membangga diri jika mereka tiada akan hancur ekonomi negara. Belum tentu... mungkin jika etnis ini tiada di tempat bukan miliknya, tempat itu tiada konfrantasi dan akan AMAN.
Semasa etnis ini datang, ia begitu licik sekali menumpang di tanah orang. Orang yang ditumpanginya begitu baik memberi peluang etnis ini berusaha untuk maju. Bila sudah maju, etnis ini langsung menawar diri untuk membeli tanah pemilik dan bila lagi maju, tuan tanah kedayong diambilnya bekerja dan diberi gaji. Dikatakannya kepada tuan tanah kedayong... jika etnis ini tiada, tuan kedayung tidak dapatr gaji.
Inilah manusia munafiq yang ada ditempat bukan miliknya.